Penulis
Ida Hidayati
Tanggal
28 April 2026
Pasuruan, 28 April 2026– Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini menerima kunjungan istimewa dari delegasi Yayasan Risalah al Salam yang berasal dari Uni Emirat Arab dan Mesir, pada sore hari pukul 16.00 WIB di Aula 1 Pondok Putri, bertepatan setelah kegiatan Madrasah Diniyah.
Kunjungan ini merupakan bagian dari misi perdamaian serta penguatan kerja sama dalam bidang keilmuan dan literasi lintas negara. Delegasi yang hadir terdiri dari para diplomat, akademisi, dan tokoh pers ternama, di antaranya Moh Abdul Hay al Uraby (mantan Menteri Luar Negeri Mesir), Majdi Thantawi (Pemimpin Redaksi Al-Jumhuriyah sekaligus ketua rombongan), Ridho Abdus Salam (anggota DPR Mesir), Abdul Rody (Dekan Darul Ulum Cairo University), serta sejumlah tokoh lainnya dari media besar seperti Al-Ahram dan Al-Akhbar.
Kedatangan para tamu ini merupakan undangan dari Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si selaku Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sekaligus Majelis Pengasuh Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini.
Acara berlangsung dengan khidmat dan dipandu oleh M. Mu'tamid Ihsanillah, MA., yang merupakan alumni Maroko. Sambutan perwakilan Majelis Pengasuh disampaikan oleh Gus Ali Wafi. Selanjutnya, masing-masing tamu delegasi juga memberikan sambutan singkat.
Salah satu sambutannya yaitu dari Dekan Fakultas Darul Ulum Universitas Kairo, Prof. Dr. Abdur Radi Muhammad, menyampaikan apresiasi pada santri Al-Yasini atas semangat dan antusiasnya dalam mempelajari dan mendalami Al-Quran sebagai kitab suci pedoman umat muslim. Beliau memaparkan salah satu program unggulan di Fakultas Darul Ulum Universitas Kairo yakni program Al-Qurani, disiplin program bagi generasi muda yang mendalami alquran, dengan tidak hanya menghafalnya secara tekstual tapi juga memahami Al-Qur'an dengan membiasakan diri untuk menerapkan dalam kehidupan sehari-hari amaliyah-amaliyah bermoral dan beretika sesuai dengan kandungan nilai-nilai luhur dalam Al-Qur'an.
Adapun salah satu penerjemah yang membantu menerjemahkan sambutan dari para tamu ke para peserta yaitu bapak Misbahuddin selaku Wakil Rektor IAI Al-Yasini Pasuruan.
Peserta yang mengikuti kegiatan ini meliputi santri Madrasah Diniyah kelas 2 dan 3 Wustho, kelas 1 dan 2 Ulya, serta mahasiswa. Kegiatan ini menjadi momen berharga dalam memperluas wawasan santri terhadap dunia internasional, khususnya dalam bidang pendidikan dan keilmuan.
Sebagai bentuk penghormatan dan kenang-kenangan, pihak pondok pesantren menyerahkan cinderamata berupa kain batik kepada para tamu delegasi, karena batik adalah ciri khas Indonesia yang tidak dimiliki oleh negara manapun.
Setelah acara utama, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah di kediaman Gus Wafi yang berada di kawasan Pondok Kluwut (pondok khusus putra). Para tamu juga diajak berkeliling melihat lingkungan pondok putra, khususnya asrama tahfidz, guna mengenal lebih dekat sistem pendidikan yang diterapkan di Al-Yasini.
Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi jembatan silaturahmi, memperkuat sinergi keilmuan, serta membawa keberkahan bagi dunia pendidikan, baik di Indonesia maupun di tingkat internasional.
Penulis: Ida Hidayati
Editor: Ihsan Az-zen
Berita Al-Yasini
Ahad, 10 Mei 2026– Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini melaksanakan kegiatan pelepasan santri Program Pengabdian Masyarakat (P2S) sebagai salah satu bentuk pengabdian dan implementasi ilmu yang telah diperoleh santri selama menempuh pendidikan di pesantren.
Berita Al-Yasini
Sabtu, 02 Mei 2026– Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Yasini Pasuruan resmi menerima Surat Keputusan (SK) alih bentuk menjadi Institut Agama Islam (IAI) Al-Yasini Pasuruan. Kegiatan penguatan kelembagaan sekaligus penyerahan SK tersebut dilaksanakan pada Jumat, 1 Mei 2026 bertempat di Gedung Yayasan Miftahul Ulum Al-Yasini lantai 2.
Berita Al-Yasini
Pasuruan, 20 April 2026– Institut Alyasini Pasuruan menunjukkan kemajuan signifikan dalam pengembangan kelembagaan, seiring transformasi status dari Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) menjadi Institut Agama Islam (IAI). Dalam momentum tersebut, kampus ini juga membuka program studi (prodi) baru, yaitu Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD).