Kembali ke Berita
Prestasi 13 August 2026

MTs Al-Yasini Kembali Wakili Kabupaten Pasuruan di Ajang ASEAN Youth Exchange Student

MTs Al-Yasini Kembali Wakili Kabupaten Pasuruan di Ajang ASEAN Youth Exchange Student

Penulis

Ida Hidayati

Tanggal

13 August 2026

Pasuruan, 13 Agustus 2026 — Santri MTs Al-Yasini kembali menorehkan prestasi di kancah internasional. Untuk kedua kalinya, MTs Al-Yasini berhasil mengirimkan siswa-siswinya untuk mengikuti Program 4 in 1 Super Program Overview Tingkat ASEAN yang dikenal sebagai Youth Exchange Student (YES) di Malaysia dan Singapura.

Sebanyak 12 siswa-siswi MTs Al-Yasini secara resmi dilepas pada Kamis, 13 Agustus 2026. Kegiatan pelepasan tersebut menjadi momentum pemberian dukungan, motivasi, serta doa bagi para delegasi yang akan membawa nama Al-Yasini dan Indonesia dalam program internasional tersebut.

Program 4 in 1 Super Program Overview Tingkat ASEAN merupakan program tahunan yang meliputi Cultural Immersion, ASEAN Olympiad, ASEAN Workshop, dan ASEAN Student Exchange. Program ini diikuti oleh pelajar dari berbagai negara di kawasan ASEAN dan negara-negara Asia lainnya. Selain siswa, guru pendamping juga mengikuti agenda Teacher Exchange sehingga tidak hanya bertugas mendampingi delegasi, tetapi turut berpartisipasi dalam program pertukaran pendidikan dan budaya.

Program tersebut diselenggarakan oleh perguruan tinggi negeri di Malaysia, Universiti Sultan Zainal Abidin (UNISZA) dan Universiti Malaysia Terengganu (UMT), bekerja sama dengan pihak terkait di bidang pendidikan dan kebudayaan Malaysia. Program ini telah berlangsung selama lima tahun. Setelah sempat tidak berpartisipasi selama tiga tahun, MTs Al-Yasini kembali mengikuti program tersebut selama dua tahun terakhir.

Pada tahun ini, program 4 in 1 diikuti oleh peserta dari 17 negara, di antaranya Indonesia, Korea Selatan, Jepang, Tiongkok, Taiwan, Nepal, Pakistan, India, Sri Lanka, Maladewa, Bangladesh, Singapura, Brunei Darussalam, Kamboja, dan Thailand Selatan. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang diikuti oleh delapan negara. Secara keseluruhan, sekitar 950 peserta dari jenjang SD hingga SMA sederajat mengikuti kegiatan tahun ini.

Dari Indonesia, sejumlah daerah turut mengirimkan delegasi, di antaranya Malang, Surabaya, Jakarta, Medan, Bali, Sumatra, dan Pasuruan. MTs Al-Yasini menjadi satu-satunya perwakilan dari Kabupaten Pasuruan yang mengikuti program tersebut pada tahun ini. Sementara pada tahun sebelumnya terdapat dua sekolah yang mewakili Kabupaten Pasuruan, yakni MTs Al-Yasini dan MAN Insan Cendekia Pasuruan.

Kesempatan mengikuti program ini tidak terbuka bagi seluruh sekolah. Setiap lembaga harus memenuhi sejumlah persyaratan yang telah ditentukan oleh Real Edu, yayasan pendidikan Scientek yang mewadahi pendaftaran peserta dari Indonesia untuk mengikuti kegiatan ASEAN Olympiad. Di antaranya, sekolah harus memperoleh rekomendasi dan undangan dari pihak Malaysia serta memiliki akreditasi A. Setelah memenuhi persyaratan tersebut, calon peserta juga mengikuti proses seleksi internal di MTs Al-Yasini.

Dua belas siswa-siswi yang berhasil lolos terdiri atas lima siswa dan tujuh siswi. Lima siswa tersebut adalah Muchammad Maulana Hilmi, Muhammad Jefri Al-Bukhori Pringgo, Muhammad Maulana Iqbal, Muhammad Ridho, dan Rosulunn Amin. Sementara tujuh siswi yang menjadi delegasi adalah Aulia Izzatin Nisa', Dina 'Izzatun Ni'mah, Jihan Asyifa Salsabila, Khoirul Nurgabryal Adiarta, Risda Muftiyah, Sakinah Alya Rosadi, dan Taniatuz Zahra.

Para delegasi akan mengikuti rangkaian program di Malaysia dan Singapura selama delapan hari. Mereka dijadwalkan berangkat pada Ahad, 16 Agustus 2026. Selain 12 siswa, MTs Al-Yasini juga mengirimkan guru pendamping yang sekaligus mengikuti program Teacher Exchange, yakni Miss Jazil dan Ibu Nur Diana, S.E., selaku Kepala Madrasah.

Acara pelepasan delegasi MTs Al-Yasini turut dihadiri oleh perwakilan Majelis Pengasuh Al-Yasini, Gus Arif Wafa, Lc. dan Gus Wafi, Ketua Yayasan Miftahul Ulum Al-Yasini Ustadz Jainuddin, M.Pd., Kepala Pendidikan Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan Bapak Bustanul Arifin, M.Pd., para walisantri, serta seluruh siswa MTs Al-Yasini.

Dalam laporannya, Kepala MTs Al-Yasini, Ibu Nur Diana, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam program YES merupakan bagian dari sinergi untuk mewujudkan visi dan misi madrasah.

“Program YES ini adalah salah satu program yang merupakan sinergi dari visi dan misi MTs Al-Yasini. Semoga tahun ini MTs kembali membawa emas dan perunggu lebih banyak dari tahun sebelumnya dalam mengikuti program ini. Semoga semua berjalan sesuai harapan,” tuturnya.

Sementara itu, Bapak Bustanul Arifin dalam sambutannya memberikan motivasi kepada para delegasi agar percaya diri menghadapi kompetisi internasional.

“Semoga program ini menjadi motivasi bagi siswa-siswi dan santri-santriwati yang lain, sekaligus menjadi motivasi bagi lembaga-lembaga lainnya. Ini merupakan nilai tambah untuk meningkatkan kualitas MTs Al-Yasini, terlebih karena tahun ini menjadi satu-satunya perwakilan dari Kabupaten Pasuruan,” ujarnya.

Ia juga berpesan agar para peserta tidak merasa minder ketika berhadapan dengan peserta dari berbagai negara.

“Kalah dan menang itu biasa dalam kompetisi. Tetap tenang, tidak perlu minder karena ada 17 negara yang berkompetisi dengan kalian. Percaya diri itu penting, tetapi tidak boleh berlebihan. Minder juga tidak baik. Harus yakin bisa, apalagi tahun kemarin kakak kelas kalian telah berhasil meraih tiga medali. Semoga tahun ini dapat membawa medali lebih banyak ke tanah air. Tentunya ini sangat membanggakan bagi Kabupaten Pasuruan,” tambahnya.

Perwakilan Majelis Pengasuh Al-Yasini, Gus Arif Wafa, Lc., juga menyampaikan apresiasi atas konsistensi MTs Al-Yasini dalam menjalankan program YES.

“Dua belas delegasi yang akan mengikuti program pertukaran pelajar dan Olimpiade ASEAN, Alhamdulillah, ini adalah sebuah kebanggaan bagi Majelis Pengasuh. Program YES yang dijalankan oleh Al-Yasini bukan program tahunan yang hanya bertujuan untuk menjadi viral tanpa kontinuitas. Hari ini MTs Al-Yasini membuktikan bahwa program YES adalah program yang terus dilanjutkan. Ini merupakan hasil dari konsistensi bapak dan ibu guru di MTs Al-Yasini,” ungkapnya.

Gus Wafa juga berpesan agar para delegasi mampu menjaga sikap dan membawa nilai-nilai positif selama berada di luar negeri.

“Untuk para delegasi MTs Al-Yasini ketika di Malaysia dan Singapura, jadilah sirkel yang terus membawa kebaikan dan kebermanfaatan. Jangan menjadi sirkel yang mengganggu sirkel lainnya,” pesannya.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pelepasan secara simbolis para delegasi, disusul sesi foto bersama antara para guru, 12 siswa-siswi, dan walisantri.

Sementara itu, Miss Jazil selaku salah satu pendamping delegasi menyampaikan pesan dan harapan kepada para peserta agar mampu menjalankan amanah sebagai perwakilan Indonesia dengan sebaik-baiknya.

“Selamat berjuang untuk anak-anak hebat Indonesia. MTs Al-Yasini datang sebagai delegasi Indonesia untuk ASEAN. Kegiatan ini bukan hanya soal lomba atau nilai, tetapi juga tentang membangun jembatan antarpelajar antarnegara ASEAN,” ujarnya.

Ia juga berpesan agar seluruh delegasi menjaga nama baik lembaga dan negara, serta menjunjung tinggi adab selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

“Jaga nama baik Al-Yasini dan Indonesia. Jaga adab dan kesehatan. Berani bertanya, berani mencoba, dan berani bermimpi besar. Kami percaya kalian bisa menjadi duta pelajar yang membanggakan Indonesia,” pungkasnya.

Keikutsertaan MTs Al-Yasini dalam Program 4 in 1 Super Program Overview Tingkat ASEAN diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi dan pertukaran budaya, tetapi juga menjadi ruang bagi para santri untuk memperluas wawasan, membangun jejaring internasional, meningkatkan kepercayaan diri, serta membawa nilai-nilai pesantren ke kancah global.

 

Penulis : Ida Hidayati

Editor: Ihsan Az-zen 

Bagikan Artikel

Berita Terkait

Prestasi Gemilang! Santri SMA Excellent Al-Yasini Raih Juara II MKQ Tingkat Provinsi Prestasi
02 August 2026

Prestasi Gemilang! Santri SMA Excellent Al-Yasini Raih Juara II MKQ Tingkat Provinsi

Pasuruan– Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh santri Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini. M. Aidil Achmad Asrufiansyah, santri SMA Excellent Al-Yasini, berhasil meraih Juara II Musabaqah Khattil Qur'an (MKQ) kategori putra tingkat Provinsi dalam ajang yang diselenggarakan oleh Universitas Islam Malang (UNISMA) bekerja sama dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Jam'iyyatul Qurra' wal Huffazh (JQH).

Kembali Ukir Prestasi, Santri Alyasini Raih Beasiswa LPDP-BIB di Berbagai Perguruan Tinggi Favorit. Prestasi
30 July 2026

Kembali Ukir Prestasi, Santri Alyasini Raih Beasiswa LPDP-BIB di Berbagai Perguruan Tinggi Favorit.

Ratusan Santri Al-Yasini 2026 Lolos PTN, PTS, dan Raih Beasiswa Bergengsi Dalam hingga Luar Negeri Prestasi
30 July 2026

Ratusan Santri Al-Yasini 2026 Lolos PTN, PTS, dan Raih Beasiswa Bergengsi Dalam hingga Luar Negeri