Kembali ke Berita
Berita Al-Yasini 11 September 2026

Beasiswa Risalatus Salam Kembali Disalurkan, Al-Yasini Launching Beasiswa Cendekia

Beasiswa Risalatus Salam Kembali Disalurkan, Al-Yasini Launching Beasiswa Cendekia

Penulis

Ida Hidayati

Tanggal

11 September 2026

Pasuruan — Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini kembali menyalurkan beasiswa dari Yayasan Internasional Risalatus Salam Mesir kepada pengurus dan santri Al-Yasini. Penyaluran beasiswa yang berlangsung pada Jumat, 11 September 2026, ini sekaligus menjadi momentum launching Beasiswa Cendekia Al-Yasini.

 

Beasiswa dari Risalatus Salam merupakan bentuk apresiasi bagi para tholabul ilmi di lingkungan Al-Yasini. Beasiswa tersebut diberikan secara bertahap dari pihak Risalatus Salam kepada Pondok Pesantren Al-Yasini setiap satu bulan sekali.

 

Pada penyaluran bulan ini, beasiswa diberikan kepada para pengurus sebagai bentuk apresiasi atas khidmah mereka dalam mendampingi dan mengawal para santri. Selain itu, beasiswa juga diberikan kepada santri yang kurang mampu.

 

Sementara itu, untuk penyaluran pada bulan berikutnya dan seterusnya, proses pemberian beasiswa akan dilakukan secara lebih ketat dan kompetitif. Sejalan dengan hal tersebut, Al-Yasini melaunching Beasiswa Cendekia Al-Yasini sebagai upaya membuka kesempatan yang lebih luas bagi santri untuk memperoleh beasiswa berdasarkan kompetensi dan prestasi.

 

Beasiswa Cendekia Al-Yasini utamanya diperuntukkan bagi santri yang memiliki kemampuan dalam bidang Al-Qur’an dan bahasa. Program ini diharapkan dapat menjadi salah satu wadah untuk mendorong santri agar semakin mengembangkan potensi yang dimiliki.

 

Gus Amik selaku penanggung jawab beasiswa Risalatus Salam menyampaikan pesan kepada para pengurus yang menerima beasiswa agar menjadikan apresiasi tersebut sebagai tambahan semangat dalam menjalankan khidmah.

 

“Untuk pengurus yang menerima beasiswa ini, kami berharap ikut mengawal dalam bidang Al-Qur’an dan bahasa, begitu juga dalam hal akhlaknya. Beasiswa untuk pengurus sebagai bentuk apresiasi besar atas khidmahnya, agar bertambah semangat dalam mengawal santri-santri,” tuturnya.

 

Beliau juga menyoroti pentingnya peningkatan kemampuan bahasa, khususnya bahasa Arab, di kalangan santri Al-Yasini. Menurut beliau, pemahaman nahwu dan sharaf masih menjadi salah satu hal yang perlu terus ditingkatkan.

 

“Dalam masalah bahasa, khususnya bahasa Arab, santri Al-Yasini masih kurang dalam pemahaman nahwu shorofnya dan itu PR penting bagi kita semua,” ungkapnya.

 

Untuk mendukung peningkatan kemampuan bahasa santri, Al-Yasini juga membuka program TOAFL dengan sertifikat yang resmi dan diakui.

 

Adapun kuota penerima Beasiswa Cendekia Al-Yasini untuk santri ditetapkan sebanyak 50 santri. Selain diberikan kepada penerima beasiswa, dana tersebut juga dialokasikan untuk pengadaan acara atau kegiatan yang berkaitan dengan Al-Qur’an dan bahasa. Selain secara reguler, Beasiswa Cendekia ini juga telah menyalurkan bantuan untuk santri Maluku dan beasiswa dukungan untuk studi lanjut Magister (S2) serta studi lanjut ke luar negeri seperti Mesir. 

 

Ke depan, program ini diharapkan dapat terus berlanjut sehingga jumlah penerima beasiswa juga semakin bertambah. Beasiswa ini terbuka bagi santri aktif Al-Yasini, baik yang berasal dari kalangan kurang mampu maupun santri yang memiliki prestasi.

 

Dalam prosesnya, pendaftaran dan penyeleksian dilakukan melalui beberapa tahapan, diantaranya tes tulis, tes baca kitab, dan wawancara. Pendaftaran beasiswa dilakukan oleh wali santri yang bersangkutan.

 

Gus Ghozali yang juga menjadi salah satu penanggung jawab beasiswa menyampaikan harapannya agar program tersebut memberikan peningkatan yang signifikan bagi santri, khususnya dalam bidang bahasa, Al-Qur’an, dan prestasi.

 

“Harapan program ini ada peningkatan yang signifikan dalam bidang bahasa, Al-Qur’an dan santri yang ang memiliki prestasi. Kami berpesan untuk semua para penerima beasiswa, gunakan beasiswa ini sebaik mungkin, bukan untuk konsumtif tapi untuk hal yang bermanfaat,” pesannya.

 

Sementara itu, pesan terakhir disampaikan oleh Gus Wafa, Majelis Pengasuh Al-Yasini. Beliau mengingatkan para penerima beasiswa bahwa setiap nikmat yang diberikan akan dimintai pertanggungjawaban.

 

Beliau mengutip firman Allah Swt. dalam QS. At-Takatsur ayat 8:

“ثُمَّ لَتُسْـَٔلُنَّ يَوْمَىِٕذٍ عَنِ النَّعِيْمِ”

“Sebagaimana nikmat yang diberikan, semuanya dipertanggungjawabkan. Maka dari itu, gunakan beasiswa ini sebaik mungkin. Ayo lebih semangat lagi berkhidmat,” pesannya.

 

Tidak hanya menjadi momentum launching Beasiswa Cendekia Al-Yasini, kegiatan tersebut juga diisi dengan penampilan dari para penerima beasiswa. Penampilan tersebut di antaranya qiroatul Qur’an, khitobah, serta pembacaan kitab kuning yang disertai penjelasan menggunakan bahasa Inggris.

 

Melalui program ini, Al-Yasini berharap beasiswa tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga dapat menjadi motivasi bagi santri untuk terus meningkatkan kemampuan dalam bidang Al-Qur’an, bahasa, dan prestasi, serta membuka peluang yang lebih luas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, termasuk ke luar negeri.

 

Penulis: Ida Hidayati 

Bagikan Artikel

Berita Terkait

MAN 2 Pasuruan Al-Yasini Berhasil Mengantarkan Tiga Siswanya Melanjutkan Pendidikan ke Al-Azhar Kairo Mesir Berita Al-Yasini
11 September 2026

MAN 2 Pasuruan Al-Yasini Berhasil Mengantarkan Tiga Siswanya Melanjutkan Pendidikan ke Al-Azhar Kairo Mesir

Pasuruan — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan MAN 2 Pasuruan. Tiga siswanya berhasil diterima untuk melanjutkan pendidikan ke Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. Ketiganya merupakan santri Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini yang menempuh pendidikan formal di MAN 2 Pasuruan. Capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi madrasah sekaligus menjadi bukti bahwa pendidikan madrasah yang dipadukan dengan kehidupan.

Bawa Film “Rumah Kedua”, Santri Al-Yasini Raih Best Film Terfavorit di Ajang RMI PBNU Berita Al-Yasini
30 August 2026

Bawa Film “Rumah Kedua”, Santri Al-Yasini Raih Best Film Terfavorit di Ajang RMI PBNU

Pasuruan, 30 Agustus 2026 — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan santri Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini. Melalui karya film pendek berjudul “Rumah Kedua”, santri Al-Yasini berhasil meraih penghargaan kategori Best Film Terfavorit dalam Festival Film Santri Nasional yang menjadi salah satu rangkaian kegiatan Pesantren Pesantren Fest 2026 yang diselenggarakan oleh Rabithah Ma’ahid Islamiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (RMI PBNU) di Jombang, Jawa Timur.

تعزيزا للتعاون الدولي.. مؤسسة رسالة السلام تمنح خمسين منحة دراسية لطلاب معهد الياسيني الإسلامي بإندونيسيا Berita Al-Yasini
05 August 2026

تعزيزا للتعاون الدولي.. مؤسسة رسالة السلام تمنح خمسين منحة دراسية لطلاب معهد الياسيني الإسلامي بإندونيسيا