Penulis
Ida Hidayati
Tanggal
11 September 2026
Pasuruan — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan MAN 2 Pasuruan. Tiga siswanya
berhasil diterima untuk melanjutkan pendidikan ke Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir.
Ketiganya merupakan santri Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini yang menempuh
pendidikan formal di MAN 2 Pasuruan. Capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi
madrasah sekaligus menjadi bukti bahwa pendidikan madrasah yang dipadukan dengan
kehidupan kepesantrenan mampu mengantarkan peserta didik melanjutkan studi ke
perguruan tinggi bertaraf internasional.
Ketiga santri tersebut adalah Naznin Rhaina Salwa, Rariah Salsabila, dan Muhammad
Husein Al-Khaitami. Naznin Rhaina Salwa berhasil diterima di Jurusan Syariah Islamiyah
melalui jalur Markaz Tathwir Al-Fattah Cabang Malang. Sementara itu, Rariah Salsabila
diterima di Al-Azhar Kairo melalui jalur Kementerian Agama Republik Indonesia.
Adapun
Muhammad Husein Al-Khaitami, yang merupakan alumni MAN 2 Pasuruan tahun 2025, juga
berhasil diterima di Al-Azhar Kairo melalui jalur Markaz Tathwir Thullab Al-Wafidin wal Ajaib.
Keduanya Rariah dan Husein mengambil jurusan yang sama yaitu ushuluddin.
Keberhasilan ketiga siswa tersebut tidak terlepas dari proses pendidikan, pembinaan, serta
ikhtiar yang mereka jalani selama menempuh pendidikan di MAN 2 Pasuruan dan Pondok
Pesantren Terpadu Al-Yasini.
Lingkungan madrasah dan pesantren menjadi ruang bagi
mereka untuk mengembangkan kemampuan akademik sekaligus memperkuat dasar
keagamaan sebagai bekal melanjutkan pendidikan di luar negeri.
Kepala MAN 2 Pasuruan menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian yang
diraih ketiga siswanya.
Menurutnya, keberhasilan tersebut hendaknya tidak hanya menjadi
kebanggaan bagi para siswa, tetapi juga menjadi awal dari perjalanan panjang dalam
menuntut ilmu.
“Selamat kepada anak-anak yang telah berhasil melanjutkan pendidikan ke Al-Azhar Kairo.
Jadikan kesempatan ini sebagai amanah untuk terus belajar, menjaga nama baik keluarga,
madrasah, dan pesantren.
Jangan berhenti berprestasi, tetapi yang lebih penting adalah
terus menjaga akhlak dan semangat menuntut ilmu,” pesannya.
Ia juga berharap keberhasilan ketiganya dapat menjadi motivasi bagi adik-adik kelas dan
seluruh santri Al-Yasini untuk berani memiliki cita-cita yang tinggi.
Menurutnya, kesempatan
untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri bukanlah sesuatu yang mustahil selama
dipersiapkan dengan sungguh-sungguh.
Untuk itu MAN 2 Pasuruan memulai
mempersiapkan peserta didiknya yang akan melanjutkan sekolah ke Negeri Timur sedini
mungkin dan semaksimal mungkin yaitu mulai dari anak-anak memasuki kelas tingkat akhir,
sudah dipersiapkan secara matang.
Capaian Naznin, Rariah, dan Husein diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya.
Dari lingkungan pesantren dan madrasah, ketiganya kini bersiap melanjutkan perjalanan
keilmuan di Al-Azhar Kairo, salah satu institusi pendidikan Islam yang memiliki sejarah
panjang dalam pengembangan keilmuan Islam.
Semoga langkah mereka menjadi awal dari perjalanan yang penuh keberkahan serta membawa manfaat bagi keluarga, almamater,
pesantren, dan masyarakat.
Penulis : Ida Hidayati
Berita Al-Yasini
Pasuruan, 30 Agustus 2026 — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan santri Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini. Melalui karya film pendek berjudul “Rumah Kedua”, santri Al-Yasini berhasil meraih penghargaan kategori Best Film Terfavorit dalam Festival Film Santri Nasional yang menjadi salah satu rangkaian kegiatan Pesantren Pesantren Fest 2026 yang diselenggarakan oleh Rabithah Ma’ahid Islamiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (RMI PBNU) di Jombang, Jawa Timur.
Berita Al-Yasini
Berita Al-Yasini