Kembali ke Berita
Berita Al-Yasini 24 April 2026

KH. Ali Ridho Cholil ( Pribadi santun, sederhana dan Penuh Jasa )

KH. Ali Ridho Cholil ( Pribadi santun, sederhana dan Penuh Jasa )

Penulis

Ida Hidayati

Tanggal

24 April 2026

Bukan karena kemewahan materi dunia yang mampu mengabadikan sebuah nama, melainkan karena kedalaman ilmu agama dan pengabdian yang lahir dari keikhlasan. Ilmu yang dibalut kesantunan akhlak mulia, senyum lembut, serta tutur kata yang menyejukkan hati, menjadi cahaya yang terus hidup dalam ingatan.

Dari kemuliaan akhlak tersebut, tampak pula keistiqomahan beliau dalam beribadah kepada Sang Pencipta. Keistiqomahan itu menjadikannya laksana bunga abadi, yang harum namanya tetap semerbak dalam goresan tinta sejarah dan mozaik keabadian. Ketulusan cinta dan indahnya kasih sayang beliau pun merajut mahligai rumah tangga yang penuh ketenangan, bersama Ibu Nyai Hj. Chanifah yang setia mendampingi setiap langkah perjuangan hingga akhir hayat.

Lebih dari itu, jejak langkah perjuangan beliau bukan sekadar cerita masa lalu, melainkan warisan nilai yang terus hidup dalam setiap generasi. Nasihat, teladan, dan pengorbanannya menjadi lentera yang menerangi jalan para santri dan umat, agar tetap teguh dalam ilmu, kokoh dalam iman, serta ikhlas dalam pengabdian.

Hal tersebut semakin tampak jelas pada detik-detik terakhir sebelum wafat, ketika Kyai Ali berpesan, “titip santri… titip santri… titip santri…”. Sebuah wasiat yang sangat bermakna, sebagaimana pesan agung Nabi Muhammad ﷺ di akhir hayatnya “ummati…ummati…ummati”. Wasiat ini menegaskan betapa besar perhatian beliau terhadap keberlangsungan ilmu dan para santri sebagai penerus perjuangan.

Sejalan dengan itu, kecintaan beliau terhadap ilmu juga tercermin dalam syair yang beliau tinggalkan:

ومَنْ يَكُذَا عِلم ومن عنده مال # كمن عنده رجل وما عنده نعل 

“Barang siapa yang memiliki ilmu tetapi tidak memiliki harta, bagaikan orang yang memiliki kaki tetapi tidak memiliki sandal.

ومَنْ يَكُذَا مال ومن عنده علم # كمن عنده نعل وما عنده رجل

“Dan barangsiapa yang memiliki harta tetapi tidak memiliki ilmu, bagaikan orang yang memiliki sandal tetapi tidak memiliki kaki.”

Melalui syair tersebut, beliau seakan menegaskan bahwa ilmu merupakan pondasi utama dalam kehidupan. Harta tanpa ilmu akan kehilangan arah, sementara ilmu tanpa harta tetap dapat berjalan, meski dalam keterbatasan.

Oleh karena itu, tidak mengherankan apabila sejak kepergian Kyai Ali, Pondok Pesantren Terpadu Al Yasini merasakan kehilangan yang begitu mendalam. Sosok beliau bukan hanya seorang pemimpin, tetapi juga ulama yang saleh, pembimbing, sekaligus teladan bagi para santri dan masyarakat.

Dengan demikian, seluruh pengabdian dan pengorbanan beliau selama hidupnya menjadi cermin keteladanan bagi kita semua dalam meniti jalan ilmu dan pengabdian.

Dalam rangka memperingati haul ke-24, kita kembali menundukkan hati, mengenang jasa, meneladani perjuangan, dan mengirimkan doa terbaik. Semoga Allah meninggikan derajat beliau, dilapangkan kuburnya, serta menjadikan segala amalnya sebagai cahaya yang terus mengalir bagi umat.

 

Penulis: Nuriyah Maidatul Jannah

Editor: Ihsan Az-zen 

Bagikan Artikel

Berita Terkait

Khidmat dan Sukses, LPQ Al-Yasini Gelar Wisuda Muta'allim Qur'ani untuk Cetak Generasi Rabbani Berita Al-Yasini
15 June 2026

Khidmat dan Sukses, LPQ Al-Yasini Gelar Wisuda Muta'allim Qur'ani untuk Cetak Generasi Rabbani

Pasuruan, 15 Juni 2026— Acara Tasyakuran dan Wisuda Muta'allim Qur'ani periode 2025-2 dan 2026-1 sukses diselenggarakan dengan penuh kekhidmatan pada Minggu (16/06/2024). Bertempat di lantai 2 Gedung Perkantoran Yayasan, momen sakral ini menjadi catatan prestasi penting bagi para wisudawan serta seluruh tenaga pengajar Al-Qur'an (Mu'allim Qur'ani) yang hadir.

Haflah Akhirussanah ke-76, Yayasan Al-Yasini Pasuruan Tegaskan Pentingnya Pondasi Akhlak Berita Al-Yasini
14 June 2026

Haflah Akhirussanah ke-76, Yayasan Al-Yasini Pasuruan Tegaskan Pentingnya Pondasi Akhlak

Yayasan Miftahul Ulum Al-Yasini Pasuruan menggelar Tasyakuran Kelas Akhir dalam rangka Haflah Akhirussanah ke-76 pada Ahad (14/6/2026). Acara yang merupakan tasyakuran tingkat SDI dan SLTP putra ini mengusung tema “Qur'anic Generation For World Civilization” sebagai momentum syukur sekaligus pelepasan peserta didik kelas akhir dari berbagai lembaga pendidikan di bawah naungan yayasan.

Haflah akhirussanah ke-76 Resmi dibuka dengan ngaji guru Berita Al-Yasini
13 June 2026

Haflah akhirussanah ke-76 Resmi dibuka dengan ngaji guru

Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini secara resmi membuka rangkaian kegiatan Haflah Akhirussanah ke-76 melalui kegiatan Ngaji Guru dan Pembukaan Haflah Akhirussanah yang dilaksanakan pada Sabtu, 13 Juni 2026, bertempat di Masjid Pusat Al-Yasini.