Penulis
Ida Hidayati
Tanggal
10 October 2026
Pasuruan – Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, M.A., melakukan kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini, Pasuruan, pada Sabtu (10/10/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan dengan pesantren sebagai salah satu pilar penting pendidikan Islam di Indonesia.
Kedatangan Menteri Agama RI disambut oleh keluarga besar Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini. Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut Direktur Jenderal Pesantren Kementerian Agama RI, Dr. H. Basnang Said, S.Ag., M.Ag., serta Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Dr. H. Akhmad Sruji Bahtiar, M.Pd.I. Hadir pula Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan, Ahmad Santon.
Kegiatan ini dihadiri jajaran Majelis Pengasuh Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini, para guru dan civitas akademika, serta seluruh santri putri Al-Yasini yang mengikuti rangkaian acara dengan penuh antusias.
Dalam sambutannya, Bunyai Hj. Nanik Asnawati, S.Ag., mewakili Majelis Pengasuh Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini, menyampaikan rasa bahagia dan kehormatan atas kunjungan Menteri Agama RI beserta rombongan. Ia berharap kehadiran Menteri Agama membawa keberkahan bagi keluarga besar Al-Yasini sekaligus mempererat silaturahmi antara pesantren dan Kementerian Agama RI.
Hj. Nanik juga memperkenalkan profil dan perkembangan Al-Yasini, mulai dari lokasi dan cabang pesantren, jumlah santri, berbagai prestasi yang diraih, hingga program-program unggulan yang terus dikembangkan. Salah satunya adalah aplikasi Al-YasiniQu, yang memudahkan transaksi santri sekaligus membantu wali santri memantau aktivitas putra-putri mereka.
Selain pengembangan layanan digital, Al-Yasini turut memperkenalkan gerakan *eco pesantren* sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Hj. Nanik juga menyampaikan perkembangan Koperasi Al-Yasini yang berhasil meraih prestasi sebagai koperasi kreatif tingkat Jawa Timur.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Agama RI menyampaikan pentingnya pendidikan pesantren dalam membentuk generasi yang tidak hanya berilmu, tetapi juga memiliki akhlak dan karakter yang kuat. Beliau menjelaskan kekhasan pendidikan pesantren dibandingkan sekolah umum, terutama dalam pembiasaan kehidupan beragama, pendalaman ilmu keislaman, serta pembentukan adab melalui kehidupan sehari-hari di lingkungan pesantren.
Beliau juga memberikan pesan kepada para santri mengenai keutamaan membaca basmalah, yakni Bismillahirrahmanirrahim. Menteri Agama mengajak para santri untuk memahami dan mengamalkan basmalah dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk mengawali setiap kebaikan dengan mengingat Allah SWT. Dalam penyampaiannya, beliau turut menjelaskan basmalah sebagai sahabat para nabi.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan peluncuran Gerakan Eco Pesantren Al-Yasini oleh Menteri Agama RI sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pesantren yang peduli lingkungan.
Gerakan ini mengusung komitmen bersama untuk “Mewujudkan jawaban pondok pesantren yang berwawasan lingkungan, mandiri, dan berbudaya hijau, sebagai implementasi ekoteologi.”
Melalui kunjungan silaturahmi ini, Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini berharap hubungan baik dengan Kementerian Agama semakin erat. Momentum tersebut juga menjadi penguat komitmen Al-Yasini untuk terus mengembangkan pendidikan pesantren, meningkatkan kemandirian, serta menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari pengamalan nilai-nilai Islam.
Penulis: Ida Hidayati
Editor: Ihsan Az-zen
Berita Al-Yasini
Berita Al-Yasini
Berita Al-Yasini